Rekan Novanto: KPK Sebetulnya Mampu Ungkap Dalang Kasus e-KTP

Jumat, 26 Oktober 2018 - 14:10 WIB

FAJAR.CO.ID –– Terpidana kasus korupsi proyek KTP elektronik (e-KTP), Setya Novanto, telah mendekam di Lapas Sukamiskin, namun bukan berarti kasus ini telah tuntas. Begitu yang diyakini orang-orang dekat Novanto.

Christ Retraubun, salah satu orang dekat Novanto yang meyakini bahwa mantan Ketua DPR hanyalah korban yang “dikambinghitamkan” terkait permasalahan ini.

“Setya Novanto itu dijadikan ‘TO’ (target opererasi), maka dia harus dikorbankan. Kasihan sekali nasib Pak Nov ini, karena ia justru dikorbankan oleh rekan-rekannya sendiri. Kalau mau jujur, banyak sekali yang terlibat kasus e-KTP ini, tetapi kenapa hanya Setya Novanto saja di DPR yang dijadikan target. KPK harus adil dan jujur dalam mengungkap kasus ini,” ujar Christ.

Menyikapi pengakuan Novanto yang merasa tidak pernah menerima uang sebesar 3,8 juta dolar AS, Christ menyatakan hal itu mungkin saja.

“Penyerahan uang itu kan perlu bukti dan fakta. Sekarang, bisa tidak bukti atau fakta itu tadi dimunculkan. Kalau Setya Novanto menolak untuk mengakui penerimaan uang itu, tentunya ini yang harus digali oleh KPK. Ke mana uang itu akhirnya diserahkan atau diterima oleh siapa? Jangan Setya Novanto saja yang dikorbankan dalam kasus ini,” ujar Christ.

Untuk menyibak dan mengungkap kasus ini, Christ meminta KPK agar benar-benar serius dalam mengungkap siapa dalang sebenarnya kasus ini. Pasalnya ia hanya melihat Setya Novanto sebagai salah satu korban.

Nama besarnya sebagai Ketua DPR RI dan Ketua Umum Partai Golkar menjadi daya tarik untuk menjadikannya sebagai target empuk yang bisa mengalihkan perhatian masyarakat pada aktor sesungguhnya korupsi e-KTP ini.

Untuk mengusut tuntas kasus ini, menurut Christ bukan hal yang terlalu sulit jika KPK benar-benar serius untuk membongkarnya. (rls/fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.