Bantu Palu, AMI Salurkan Peralatan Sekolah, Sembako Hingga Tenda Darurat

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Hampir genap sebulan wilayah Sulawesi Selatan, Palu, Donggala dan sigi terkena bencana gempa bumi dan tsunami pada, 28 September 2018 kemarin. Bencana yang berhasil menelan ribuan nyawa dan melululantahkan seisi kota Palu.

Pasca bemcana, para relawan kemanusian intens menyalurkan bantuan ke Palu dan sekitarnya untuk membantu para korban. Tak hanya bantuan sembako, relawan juga membantu para korban untuk bangkit dari keterpurukan mental pasca bencana.

Pengurus Wilayah Anak Muda Indonesia (PW-AMI) Sulawesi Tengah ikut menyalurkan bantuan kamanusiaan mereka kepada korban bencana di Kota Palu dan sekitarnya, khususnya anak-anak kecil. Menariknya, dari sebagian pengurus AMI Sulteng, ada yang menjadi korban gempa, tetapi panggilan kemanusiaan mengharuskan mereka ikut dalam membangkitkan semangat para korban bencana.

Selain memberikan pendampingan kepada anak-anak korbam bencana, PW-AMI juga menyalurkan bantuan peralatan sekolah, ibadah, sembako hingga tenda-tenda darurat kepada korban.

“Perlengkapan sekolah kami fokuskan di beberapa daerah, yang bangunan sekolah dan rumahnya rusak parah. Melalui AMI Care. Kami telah menyalurkan bantuan ke beberapa kecamatan di Kabupaten Sigi dan Donggala,” kata Ketua PW-AMI Sulteng Ryan Hidayat kepada Fajar.co.id, Sabtu (27/10).

AMI Care sendiri dipimpin langsung oleh Mila Kamila dan para tim relawan di Palu. Sementara itu, menurut Ketua PB-AMI Al-Ghazali Musaad, langkah ini akan terus dilakukan sampai wilayah Palu dan sekitarnya benar-benar pulih dan kembali bangkit.

“PB-AMI juga akan mendirikan tenda-tenda untuk sekolah darurat di beberapa titik di Kabupaten Donggala dan Sigi,” ucapnya.

“Doakan agar bantuan untuk kemanusiaan semakin banyak, dan kami dapat membantu korban yang kehilangan tempat tinggal dan sekolah-sekolah disana. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada pengurus wilayah AMI, yang sudah ikut berpartisipasi membantu menggalangan dana untuk korban bencana gempa dan tsunami di Sulteng,” tutup Al-Gahazali. (Aiy/Fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...