Hore, UMP 2019 Naik Menjadi Rp2.860.382

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Upah Minimum Provinsi (UMP) Sulsel dipastikan naik Rp212.615. Baru-baru ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi menetapkan UMP tahun 2019 sebesar Rp2.860.382. Penetapan itu berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulsel dengan nomor 2877/X/TAHUN 2018 tanggal 30 Oktober 2018. UMP tahun 2019 ini naik sebesar 8,03 persen dan berlaku mulai 1 Januari 2019. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sulsel Agustinus Appang, saat menggelar konferensi pers di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (1/11) mengatakan, penetapan UMP tahun 2019 berdasarkan pada perhitungan upah minimum tahun 2018 + {upah minimum × (inflasi + persen pertumbuhan PDB)}. Agustinus menyampaikan, penetapan kenaikan UMP ini berdasarkan Undang-undang 13 tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan Pasal 89 ayat (3). Serta Peraturan Pemerintah nomor 78 tahun 2015. Dalam surat Menteri Ketenagakerjaan perihal penyampaian data tingkat inflasi dan pertumbuhan domestik bruto. Tingkat inflasi nasional sebesar 2,88 persen, dan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,15 persen. “Dengan demikian, kenaikan UMP berdasarkan data tersebut sebesar 8,03 persen,” sebut Agustinus. Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah mengatakan, kebijakan ini dengan memperhatikan hak dan kewajiban. Tidak memberatkan pengusaha dan terdapat kenaikan gaji pekerja/pegawai. “Untuk UMP ini yang mana kita dahulukan hak atau kewajiban? Dua-duanya penting, tidak memberatkan pengusaha tetapi ada kenaikan untuk para karyawan,” kata Nurdin Abdullah. NA yang ditemui di sela-sela kegiatannya di Jalan Andi Djemma, Makassar, berharap dengan penetapan ini, maka pekerja dapat meningkatkan produktivitasnya, serta perusahaan mendapatkan laba yang bagus.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan