Berburu Kursi Ketua DPRD Makassar

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Berburu kursi legislator menjadi impian banyak tokoh politik, apalagi jika mendapat kursi jabatan Ketua DPR atau DPRD. Di Makassar sendiri, jabatan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar yang saat ini dipegang oleh politisi Partai Golkar Farouk M Betta juga jadi incaran para pimpinan partai politik lain.

Tak hanya parpol lama seperti Demokrat, Gerindra, Nasdem, PAN dan PPP yang mengincar posisi tertinggi di parlemen, namun partai baru seperti Partai Berkarya yang dipimpin Yusuf Gunco juga mengaku tertarik dengan posisi tersebut.

Ketua DPRD Makassar Farouk M Beta, mengatakan bahwa sampai saat ini partainya masih melakukan konsolidasi agar partai Golkar Makassar, tetap akan menjadi pimpinan di DPRD Makassar. Sehingga posisinya dan Partai Golkar masih unggul suara di pemilihan legislatif 2019 mendatang.

“Sementara lagi konsolidasi partai supaya tetap eksis. Pasti kita ingin Golkar masih jadi pimpinan di DPRD Makassar makanya kita lakukan dulu konsolidasi dengan kader atau caleg di Makassar, ” ungkapnya saat dikonfirmasi, Jumat (2/11).

Aru sapaan akrabnya, menuturkan jika menjabat sebagai Pimpinan DPRD merupakan kewenangan partai dengan melihat track record caleg terpilih. Sehingga untuk mempertahankan posisi itu caleg ataupun dirinya harus banyak memiliki sumbangsi untuk partai, untuk menduduki posisi tersebut.

“Doakan golkar tetap terbaik dan terbanyak dipemilu 2019 karena hasil survei kami juga menyatakan seperti itu,” ucapnya .

Sebelumnya, Sekeretaris DPC Partai Demokrat Makassar, Abdi Asmara mengaku bila partai berlambang bintang mercy ini bakal mengambil alih status ketua DPRD Makassar diperiode selanjutnya dan melengserkan Partai Golkar yang saat ini menduduki kursi pimpinan di DPRD Kota Makassar.
Partai yang didirikan Susilo Bambang Yudhoyono ini optimis bisa merebut jabatan ketua DPRD Makassar.

“Semua partai tentu menargetkan untuk menduduki kursi Ketua DPRD. Namun untuk mengklaim itu ada dasar dan acuannya karena dasar dan acuan kita di Demokrat itu, telah menyusun DCS (Daftar Caleg Sementara) ke DCT (Daftar Caleg Tetap (DCT),” katanya.

Lanjut Komisi A DPRD Makassar ini, bahwa semua caleg yang masuk dalam daftar caleg Demokrat Makassar merupakan caleg yang mempunyai potensial yang bisa meraih suara banyak di dapilnya masing-masing. Maka bukan hal yang tidak mungkin jika partai demokrat bisa meraih suara lebih di periode selanjutnya.

“Kami memang menempatkan Caleng potensial untuk meraup suara,” tutupnya. (ita/bkm/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...