Jokowi: Mari Kita Hijrah dari Suuzon ke Khusnuzon Pada Siapapun


FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) mengajak masyarakat untuk meninggalkan sifat berprasangka buruk (suuzon). Dia meminta masyarakat untuk mengedepankan prasangka baik (khusnuzon) kepada siapapun, saudara sebangsa, apalagi sesama Muslim.”Marilah kita hijrah dari suuzon, suka berprasangka buruk ke khusnuzon berprasangka baik kepada siapapun, sesama Muslim, sesama saudara sebangsa dan setanah air,” ungkap Jokowi di Gor Maulana Yusuf, Serang, Banten, Sabtu (3/11).Hari ini Jokowi bersama wakilnya Ma’ruf Amin menghadiri deklarasi keluarga besar Tubagus Chasan Sochib (alm), ulama, pendekar serta relawan Banten. Dalam pidato sambutannya, Jokowi mengingatkan bahwa Indonesia adalah bangsa yang beragam, terdiri dari banyak agama, suku, dan adat istiadat yang berbeda-beda.”Inilah negara kita Indonesia. Kita memiliki 714 suku, memiliki lebih dari 1.100 bahasa daerah yang berbeda-beda,” ujar PresidenOleh sebab itu Jokowi berpesan untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan. Terlebih memelihara kerukunan dan persaudaraan antar sesama umat, dan sesama warga negara Indonesia.”Marilah kita jaga ukuwah Islamiyah kita. Marilah kita jaga ukuwah watoniah kita, agar negara ini terus dan tetap bersatu dan rukun,” katanya.Presiden Jokowi juga mengajak masyarakat untuk hijrah dari kebiasaan menyebarkan ujaran kebencian menjadi menyebarkan ujaran kebenaran. Kemudian hijrah dari yang suka mengeluh menjadi selalu bersyukur kapada nikmat yang didapat.”Sering kita ini mengeluh-mengeluh daripada mensyukuri nikmat. Marilah selalu bersyukur, selalu bersyukur, selalu bersyukur. Ini perlu saya sampaikan kepada kita semuanya untuk mengingatkan, kita ini sering lupa bersyukur, sering lupa nikmat yang sudah diberikan Allah SWT kepada kita,” pungkasnya. (gwn/JPC)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar