Kepergok Bawa Kunci Jawaban, Honorer Ini Tak Bisa Lagi Daftar CPNS

Selasa, 6 November 2018 - 13:52 WIB

FAJAR.CO.ID, SIDRAP — Peserta Calon Pegawai Negeri Sipil, Ernawati, dipastikan tak bisa menjadi pegawai negeri sipil (PNS) selamanya. Pasalnya, perempuan asal Bendoro Sidrap ini kedapatan membawa kunci jawaban saat Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Selasa (06/11/2018).

Nomor induk kependudukan (NIK) Ernawati pun bakal diblokir. Dengan demikian, ia sudah tak bisa lagi mendaftar sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS).

“Selama dia berada di Indonesia. Dia dipastikan sudah tak bisa jadi PNS lagi,” ujar Kepala Bidang Mutasi, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Sidrap, Faizal Sehuddin saat melakukan peninjauan ujian SKD di SMPN 1 Tellu Limpoe, Selasa, (6/11/2018).

Apa yang dilakukan Ernawati saat ujian SKD berlangsung, kata Faizal, tak hanya mencoreng nama baiknya, tapi juga pemerintah daerah selaku panitia lokal penerimaan CPNS.

Karena itu, sebutnya, BKPPD Sidrap juga akan menyurat ke intansi terkait dan sekolah tempat Ernawati mengajar agar diberhentikan menjadi seorang tenaga guru honorer.

“Kita mendapat informasi jika yang bersangkutan itu guru honorer. Jika itu benar, kita akan surati sekolahnya agar memberhentikan dia,” tegas Faizal.

Tindakan kecurangam saat ujian penerimaan CPNS berlangsung, paparnya, tak dapat ditolerir.

“Untungnya dia tidak memenuhi passing grade usai ikut SKD. Pun seandainya dia lolos passing grade, pasti dia juga akan di blacklist,” ujar Faizal.

Ditanya perkembangan kasus Ernawati tersebut? Faizal mengatakan panitia telah menyerahkan sepenuhnya kasus itu tindaklanjuti pihak kepolisian.

“Itu sudah ranah pihak berwajib. Soal pidana tentu tidak bisa kita campuri,” kata Faizal. (ady/bkm/fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.