Andi Mariattang Bicara Perkembangan Komunikasi Politik di Kuliah Umum FDK UIN Alauddin Makassar

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Andi Mariattang menyampaian kuliah umum di Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar.Kuliah umum dalam rangka Milad ke-53 UIN Alauddin Makassar yang dihadiri dosen dan mahasiswa jurusan jurnalistik dan ilmu komunikasi, berlangsung di LT Fakultas Dakwah dan Komunikasi, hari ini, Rabu (7/11).Kuliah umum dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Prof. DR. H. Abd. Rasyid Masri, M.Pd., M.Si., M.M.Menurut Andi Mariattang, kemajuan teknologi komunikasi saat ini, di satu sisi menggembirakan karena makin memudahkan dalam berkomunikasi. Namun di lain sisi, perubahan media komunikasi itu ikut mengubah cara berkomunikasi, cara bersikap, cara bertutur dan cara masyarakat membangun komunikasi antar anggota masyarakat lainnya.Andi Mariattang menjelaskan terkait dinamika politik pada pesta demokrasi 2019. Menurutnya, keberadaan juru bicara atau komunikator politik sangat menentukan keberhasilannya.“Saat ini kita dengan mudah membaca atau dengar terkait berita hoax, baik itu terkait masalah partai politik tertentu atau individu yang ikut bertarung. Hal ini, bukan saja merugikan partai politik atau individu namun juga mengganggu ketentraman dan keamanan negara,” jelasnya.Mary sapaan Andi Mariattang¸ menambahkan bahwa kesuksesan pemilu 2019 sangat ditentukan sejauh mana kontribusi akademisi dan mahasiswa untuk dapat membangun edukasi kepada masyarakat terkait pemanfaatan teknologi digital sebagai alat komunikasi. Hal ini diharapkan akan menciptakan komunitas masyarakat yang menjunjung tinggi kode etik dalam memanfaatkan teknologi digital. “Jika kita berhasil, sesungguhnya kita sudah berhasil menjadi aktor komunikasi politik,” tutur politisi PPP yang akan maju kembali sebagai caleg di Dapil Sulsel II.

  • Bagikan