Banjir Bandang Tasikmalaya, Lima Orang Tewas dan Satu Hilang – FAJAR –
Daerah

Banjir Bandang Tasikmalaya, Lima Orang Tewas dan Satu Hilang

Banjir bandang dan longsor terjadi di Tasikmalaya, Jawa Barat (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, TASIKMALAYA – Banjir bandang dan longsor di Desa Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, Jabar Selasa (6/11) kemarin mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan satu orang dinyatakan hilang karena terseret arus dan tertimbun longsor. Banjir dan juga longsor ini pun berdampak di tiga kecamatan, Kabupaten Tasikmalaya.

Sejak pukul 04.00 WIB Selasa (6/11) kemarin enam desa di tiga kecamatan terdampak. Diantaranya Desa Ciandum, Desa Bantar Kalong, dan Desa Cipatujah di Kecamatan Cipatujah; Desa Cikupa dan Desa Ciawi di Kecamatan Karang Nunggal; dan Desa Ciluya di Kecamatan Culamega.

Dari tiga kecamatan sebanyak 498 KK terdampak banjir diantaranya Kecamatan Cipatujah sebanyak 205 KK, Kecamatan Karang Nunggal sebanyak 193 KK dan Kecamatan Culamega sebanyak 100 KK.

Berdasarkan informasi, nama-nama korban yang teridentifikasi diantaranya Mardin, 52, warga Kampung Cilunjang Desa Cikuya Kecamatan Culamega; Elsa, 5, warga Kampung Cikondang Desa Bojongsari Kecamatan Culamega; Aning, 52, warga Kampung Cikondang Desa Bojongsari Kecamatan Culamega; Sapi’in, 40, warga Desa Bojongsari Kecamatan Cipatujah; dan Odin, 45, warga Desa Kujang Kecamatan Karang Nunggal.

“Semua korban telah ditemukan dan diserahkan pada pihak keluarga,” kata Sutopo Purwo Nugroho selaku Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Rabu (7/11).

Sedangkan, satu orang hilang yaitu Fajar Fian, 10, warga Desa Sindangreja Kecamatan Cikalong karena terseret banjir. Diketahui Fajar hilang pada Selasa sekitar pukul 10.00 WIB saat sedang berenang dengan temannya. Menurut keterangan temannya, saat Fajar loncat ke sungai, korban langsung tereret arus kemudian tenggelam.

Atas musibah ini pihak BPBD Kabupaten Tasikmalaya bersama aparat setempat dan relawan terus melakukan penanganan darurat. BPBD pun memberikan himbauan kepada masyarakat setempat agar berhati-hati dan tetap waspada.

“Sebagian warga yang dekat dengan lokasi tersebut agar mengungsi ke tempat yang lebih tinggi karena hujan masih turun untuk antipasi kemungkinan adanya banjir dan longsor susulan. Tim SAR terus melakukan pencarian terhadap korban hilang dengan melakukan penyusunan di sungai,” ujarnya. (ona/JPC)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!