Sesar Saddang Berkecamuk, Aktif Guncang Mamasa Hingga 170 Kali

  • Bagikan
Menurutnya, di wilayah tersebut, potensi untuk gempa besar di wilayah tersebut masih sangat kecil. Karena patahan Saddang tidak sebesar patahan yang berada di wilayah Palu, Sulawesi Tengah. "Potensi kekuatan gempa patahan saddang tidak sebesar patahan palu koro di Sulteng," ungkapnya. Dengan panjanh sekitar 60-70 kilometer, kedalaman patahan Saddang ini sekitar 20-30 kilometer dan tergolong paling aktif. Itu dibuktikan dengan kejadian gempa di Mamasa yang melintasi Mamuju, Mamasa hingga Pinrang. Meski demikian, kecil kemungkinan untuk terjadi likuifaksi. Itu dikarenakan daerah tersebut berada di daerah batuan vulkanik atau batuan gunung api yang keras. "Biasanya air tanah di daerah seperti itu biasanya dalam, sulit didapat air," pungkas Joharman. (ade/fajar)
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan