Pembunuhan Khashoggi Perumit Aliansi AS-Saudi – FAJAR –
Internasional

Pembunuhan Khashoggi Perumit Aliansi AS-Saudi

Salah satu masalahnya adalah bagaimana AS bisa mengundang MBS untuk menghadiri pertemuan puncak, tanpa menyebabkan kemarahan global karena kasus Khashoggi (Reuters)

FAJAR.CO.ID – Strategi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menahan kekuatan Iran di Timur Tengah berada dalam masalah bahkan sebelum pembunuhan jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi.

Strategi tersebut melibatkan sekutunya Arab Saudi ke dalam aliansi keamanan yang didukung AS yaitu Middle East Strategic Alliance (MESA) atau Aliansi Strategis Timur Tengah. Tiga sumber AS yang tak mau disebutkan namanya mengatakan rencana itu semakin rumit akibat pembunuhan Khashoggi.

Pembunuhan Khashoggi pada 2 Oktober lalu di Konsulat Saudi di Istanbul telah membuat kemarahan internasional terhadap Putra Mahkota Mohammed Bin Salman (MBS). Pejabat Turki dan beberapa anggota parlemen AS menuduh penguasa de facto kerajaan itu memerintahkan pembunuhan.

MESA bertujuan untuk mengikat pemerintah Muslim dengan aliran Sunni seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, Qatar, Oman, Bahrain, Mesir dan Yordania dalam pakta keamanan, politik dan ekonomi yang dipimpin AS untuk melawan Syiah Iran.

Namun perseteruan di antara sekutu-sekutu Arab, terutama boikot ekonomi dan politik Saudi yang dipimpin Saudi, telah menghambat pendirian aliansi sejak Riyadh mengusulkannya tahun lalu.

Pertemuan puncak aliansi itu rencananya akan dibuka pada Januari 2019, Trump dan para pemimpin Arab rencananya akan menandatangani perjanjian awal. Tetapi tiga sumber AS tersebut dan seorang diplomat Teluk mengatakan pertemuan itu terlihat tidak pasti.

“Salah satu masalahnya adalah bagaimana AS bisa mengundang MBS untuk menghadiri pertemuan puncak, tanpa menyebabkan kemarahan global karena kasus Khashoggi,” kata salah satu sumber yang tak ingin disebutkan namanya.

Namun, seorang pejabat senior pemerintahan Trump membantah bahwa kematian Khashoggi mempersulit kemajuan aliansi. Dia mengatakan bahwa MESA jauh lebih besar dari satu negara dan satu masalah. (iml/JPC)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!