Insiden ‘Surabaya Membara’, Korban Tewas Dapat Santunan Rp 10 Juta – FAJAR –
Daerah

Insiden ‘Surabaya Membara’, Korban Tewas Dapat Santunan Rp 10 Juta

Suasan sesaat setelah insiden jatuhnya korban saat pelaksanaan drama kolosal 'Surabaya Membara'.

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Usai menjalani tabur bunga dalam rangkaian pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan, Jalan Kusuma Bangsa, Gubernur Jawa Timur (Jatim), Soekarwo memberikan penjelasan tentang kejadian jatuhnya korban saat pelaksanaan Drama Kolosal Surabaya Membara yang diselenggarakan didepan Kantor Gubernur Jalan Pahlawan.

Gubernur Jatim yang biasa disapa Pakde Karwo ini mengatakan, biaya korban akan ditanggung oleh pemerintah. Mulai dari biaya pengobatan, pemakaman, rumah sakit, dan lain sebagainya. Atas insiden tersebut, Pakde Karwo juga meminta untuk tidak mencari mana yang benar dan mana yang salah.

“Bukan dicari siapa yang salah dan benar, tapi cari solusinya. Ini ada di RS PHC, RS Soewandhie, dan RS Soetomo. Nanti mereka akan dapat santunan, semuanya ditanggung pemerintah,” tutur Pakde Karwo seusai upacara, Sabtu (10/11) pukul 00.20 WIB.

Korban meninggal dunia akan mendapat dana santunan Rp 10 juta per orang. Pakde Karwo akan memberikan dana santunan tersebut pada keluarga korban. Sedangkan korban luka dan  dirawat di rumah sakit dipastikan biaya ditanggung hingga sembuh. “Jadi ini kita selesaikan dengan cara kemanusiaan, bukan salah dan benar. Yang terjadi kita selesaikan,” tegasnya.

Pakde Karwo juga telah memastikan, para penonton sudah diingatkan oleh panitia untuk tidak menonton Drama Kolosal Surabaya Membara dengan cara naik ke viaduk, gedung, atau panggung. Ia mengatakan, para penonton itu sudah naik ke atas viaduk sejak sebelum dimulainya acara. Padahal, sudah diperingatkan oleh panitia sebelum akan dimulainya drama.

“Sesuai undang-undang perkeretaapian, memang tidak boleh selain petugas berada di rel kereta. Sudah diberitahu dari bawah dengan sound system sama panitia. Jadi turut berduka cita atas insiden ini,” tutup Pakde Karwo.

Dari Jakarta, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga menyampaikan akan memberikan santunan kepada para korban insiden di viaduk Tugu Pahlawan, Jumat malam (9/11).

Menhub juga menyampaikan rasa duka cita mendalam. “Saya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam terkait tragedi yang terjadi di Surabaya. Kami sangat menyesalkan terjadinya kejadian ini,” ungkap Menhub di Jakarta, Sabtu (10/11).

“Untuk korban yang wafat, kami dari Kementerian Perhubungan akan memberi santunan kepada keluarganya. Karena ini kan tragedi kemanusiaan dan tentunya hal ini tidak diinginkan oleh siapa pun,” ucapnya.

Drama kolosal Surabaya Membara untuk memperingati Hari Pahlawan digelar di area Tugu Pahlawan. Ribuan warga Surabaya dan sekitarnya yang ingin menyaksikan harus berdesak-desakan hingga rela naik ke viaduk atau jembatan kereta api.

Ironisnya pada saat yang sama, ada kereta api lewat sehingga belasan orang terjatuh dari atas viaduk. Akibat kejadian ini, tiga orang meninggal dan 14 mengalami luka. Tiga penonton tersebut meninggal akibat jatuh dari jembatan viaduk dan terlindas kereta api. (sb/gin/jay/JPR/JPC)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!