Lawan Timor Leste, Timnas Harus Bisa Jaga Emosi

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kenangan laga SEA Games 2017 menghadapi Timor Leste masih membekas di kepala Muhammad Hargianto. Ia merupakan salah satu pemain Timnas Indonesia yang ikut ambil bagian di pertandingan itu.Saat itu, Indonesia diwakili oleh Timnas U-22 nya, bersua Timor Leste di Stadion Selayang, Malaysia. Baru mengumpulkan 4 poin dari dua laga, Timnas butuh kemenangan atas Timor Leste untuk mempermudah jalan mereka menembus babak semifinal.Di sisi lain, Timor Leste yang sudah kalah di dua laga sebelumnya, juga bertekad meraih hasil positif di laga ini. Sontak, pertemuan keduanya di Selayang saat itu berlangsung seru. Tidak hanya seru, laga ini pun cenderung kasar. Warna yang demikian tak lepas dari para pemain Timor Leste yang jahil dan tak segan untuk beradu fisik.Puncaknya terjadi pada masa perpanjangan waktu babak kedua. Bermula dari pelanggaran Filipe Oliviera terhadap Evan Dimas, laga berubah jadi ricuh setelah terjadi cekcok antara pemain Timnas dan penggawa Timor Leste.Alhasil, kartu meluncur dari saku wasit, yakni kartu kuning untuk Evan dan Marinus Wanewar, serta kartu merah untuk Filipe. Timnas sendiri sukses menang di laga tersebut berkat gol tunggal Marinus pada menit 21.Nah, berhadapan kembali dengan Timor Leste, memori ini pun menyeruak lagi di ingatan Hargianto. Dia pun sadar bahwa tindakan di laga melawan Timor Leste di SEA Games 2017 itu tak patut untuk diulangi. Maka, dia menekankan pentingnya manajemen emosi bagi para pemain Timnas, agar jangan sampai terpancing permainan kasar lawan.

  • Bagikan