Menteri Nasir Sesalkan 63 Ribu Sarjana Tak Punya Pekerjaan

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menyayangkan masih ada sekitar 63 ribu sarjana yang menganggur. Padahal ada banyak peluang usaha yang bisa diciptakan lulusan perguruan tinggi.Di era revolusi industri 4.0, perguruan tinggi di Indonesia dituntut untuk lebih inovatif dan mengajarkan serta menanamkan jiwa kewirausahaan kepada mahasiswanya. Banyak potensi ekonomi kreatif yang bisa di kembangkan lulusan perguruan tinggi. Perguruan tinggi juga diharapkan membuka program studi kekinian yang sesuai dengan perkembangan zaman.”Itu yang sedang kami dorong untuk berubah. Sekitar 70 persen prodi di negara maju berbasis science and technology, itu yang diserap oleh industri. Di Indonesia perlu inovasi untuk membuka program studi yang sesuai kebutuhan pasar,” kata Menteri Nasir di sela Pesta Rakyat Pintar di TMII, Minggu (11/11).Dia menjelaskan, saat ini sedang mendorong program e-Learning dengan tetap mengedepankan kualitas pendidikan. Hal tersebut menjadi upaya dalam meningkatkan Global Competitiveness Index di Indonesia.”Nanti tidak ada alasan lagi bagi anak Indonesia yang tidak bisa mengambil jenjang kuliah karena jarak yang jauh. Ini demi meningkatkan daya saing global kita,” tuturnya.Dia menyampaikan akan memberikan beasiswa bagi mahasiswa yang mengelola Warung Pintar sambil berkuliah. “Nanti kami siapkan anggarannya. Asal mau kerja keras dan berinovasi, pasti sukses,” tandas Nasir.

  • Bagikan