Kubu Humphrey Ingin Islah, Begini Tanggapan PPP Rommy

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Mukernas III Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pimpinan Humphrey Djemat menghasilkan kesepakatan, membuka pintu islah dengan PPP pimpinan Romahurmuziy alias Rommy. PPP pimpihan Humphrey adalah kepengurugan PPP hasil Mukhtamar Jakarta.

Humphrey mengatakan, pihaknya betul-betul ingin merealisasikan niat islah ini. Dia pun berharap kubu Rommy mau menyambut positif ajakan ini, dan mau membuka pintu perdamaian.

“Kami sudah secara terbuka menyatakan adanya islah. Tentu kami mengharapkan ada respons positif dari pihak Romahurmuziy,” ujar Humphrey di DPP PPP Jalan Talang Nomor 3 Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (15/11).

Keinginan islah ini sendiri datang karena Humphrey merasa prihatin dengan kondisi PPP saat ini. Mengingat partai berlambang kakbah itu terancam gagal melenggang ke Senayan di Pileg 2019.

“Kami cukup khawatir PPP ini tidak akan lolos Parliamentary Threshold. Kami sudah ketahui bersama dari hasil survei yang ada. Apabila PPP bisa menyatu, tentunya ini membawa dampak posiitif,” sambungnya.

Menanggapi ajakan ini, Wasekjen PPP pimpinam Rommy, Ahmad Baidhowi mengatakan pihaknya sebetulnya terbuka untuk menerima islah ini. Hal itu telah dibuktikan dengan diterimanya beberapa caleg dari kubu Humphrey.

“Kalau (islah, Red) itu harusnya mereka datang ke kami, karena kami yang resmi. Kami terbuka. Dari pencalegan kami buka,” kata Baidhowi kepada JawaPos.com (Grup Fajar).

Namun, sejauh ini Baidhowi melihat justru kubu Humphrey yang tidak menunjukkan itikad baik. Wacana islah tersebut hanya jadi omong kosong belaka tanpa realisasi.

“Memang (kubu Humphrey, Red) tidak mau bergabung. Mereka islah wacana doang,” tegasnya. (sat/JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...