Megawati Ingin Pensiun

42 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri rupanya ingin posisinya diganti sebagai pimpinan tertinggi dalam partai berlambang banteng tersebut.

Hasrat ini, entah serius atau bercanda diungkapkannya di hadapan ratusan caleg partainya. Padahal, ia telah memimpin partai ini sejak berdiri pada 1999, sejak bertransformasi dari PDI menjadi PDI Perjuangan.

“Saya jadi ketum partai yang paling senior. Sudah sekian lama belum diganti-ganti padahal saya sudah sekian lama berharap diganti, karena umur saya yang sudah plus 17,” kata Megawati di Markas PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta, Kamis (15/11).

Alih-alih harapannya terpenuhi, lanjut Mega, dirinya justru ditugasi Presiden Joko Widodo menjadi Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). “Kenapa ya? Kan itu pertanyaannya,” guraunya.

Putri Proklamator Soekarno ini lantas menceritakan karir politiknya dari partai, menjadi presiden kelima hingga sekarang ini. Mega mengaku kesepian dan sedikit kesal atas pencapaiannya ini. Sebab, tak banyak perempuan Indonesia yang berkiprah begitu tinggi seperti dirinya.

“Jadi, saya makin hari makin kesel pada diri saya sendiri, apa salahnya dengan saya dan perempuan Indonesia? Mengapa mereka ini tidak mau jadi tokoh politik seperti saya,” keluh dia.

“Dulu waktu masa muda saya, saya sendiri tidak menyangka bahwa saya akan jadi seorang yang sekarang disebut menjadi bagian dari tokoh nsional. Disebut presiden kelima,” tutup Mega. (jaa/indopos)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...