Sulselbar Blackout, PLN Masih Sinkronkan Beberapa Gardu Induk

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – General Manager PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah Sulselbar, Bambang Yusuf mengatakan proses menormalisasi distribusi listrik yang sempat padam total pada Kamis 15 November 2018 kemarin berangsur pulih.

Beberapa daerah sudah mulai menyala yaitu di Kota Makassar sebagian, Kota Pare-pare, Kabupaten Pinrang, dan sebagian Provinsi Sulawesi Barat pada 16 November 2018 pukul 02.42 WITA dini hari.

“Petugas kami di lapangan masih berupaya secara maksimal agar sistem kelistrikan kembali normal,”kata Bambang saat pada keterangan resminya via WhatsApp.

Menurutnya, pemadaman listrik secara total (balck out) karena terjadinya gangguan di jalur transmisi Makale-Palopo akibat cuaca buruk dan gangguan petir.

Hingga saat ini lanjut Bambang, penormalan sistem kelistrikan Sulawesi bagian Selatan pada pagi sekira pukul 07.40 Wita berjalan secara bertahap. Total daya yang sudah sinkron sebesar 400 MW yang berasal dari PLTA Bakaru, PLTA Bili-bili, PLTA Poso, PLTU Sengkang, dan beberapa PLTD di Tello.

Sementara itu, Gardu Induk (GI) yang sudah normal adalah sebesar 43 dari 55 GI yang ada. Untuk mengatasi gangguan yang terjadi di ruas tranmisi Makale-Palopo, PLN melakukan upaya sinkronisasi pembangkit yang belum masuk sistem.

“Alhamdulillah berkat doa masyarakat, PLN sudah berhasil menyalakan listrik bagi sebagian masyarakat,”tukas Bambang Yusuf.

Ia menambahkan, PLN terus melakukan upaya untuk menormalkan beberapa daerah yang belum menyala. Diperkirakan sistem akan kembali normal pada hari ini, setelah semua pembangkit dapat sinkron kembali.

Selain itu, akan ada pemadaman bergilir yang dilakukan oleh pihak PLN. Hal ini dilakukan sebagai bentuk proses pemulihan atau sinkronisasi di setiap gardu.

“Itu masih jadi bagian dr pemulihan, yang nyala tadi malam gantian dengan yang belum nyala. Kami berharap hari ini bisa normal 100 persen. Karena 55 Gardu Induk saat ini sdh bertegangan, tinggal pengaturan pembebanan masing-masing penyulang. Pengaturan itu dilakukan karena masih ada pembangkit yang sedang proses sinkron dengan sistem,”pungkasnya. (sul/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...