MA Minta Telkom dan Hotel Claro Kosongkan Gedung, Ini Penyebabnya

  • Bagikan
"Bahkan dia (PT Telkom) menurunkan pihak berwajib banyak sekali di situ. Jadi saya heran sampai ada pihak kepolisian yang diturunkan,"ujar Syarief Berbeda dengan pihak Hotel Claro yang merahasiakan pembelian atas lahan tersebut."Kalau Claro dia tidak menyatakan dia tidak beli sama saya. Bahkan dia menutup rahasia apa bukti kelanjutannya,"tegasnya. Akan tetapi, lanjut Syarief, pada intinya PT Telkom telah melakukan kesalahan pada sertifikasi tanah kepemilikan. Menurutnya, sertifikat yang dimiliki PT Telkom telah habis masa waktunya, serta terjadi kesalahan pada wilayahnya. "Pada intinya di sini, dan saya punya surat ukur bahwa itu wilayahnya (PT Telkom) berada di wilayah Rappocini, bukan Gunungsari,"pungkasnya. Putusan sidang MA juga menghukum kepada para tergugat dan turut tergugat secara tanggung renteng untuk membayar biaya perkara yang hingga kini ditaksir sebesar Rp2.351.000.(sul)
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan