Sijago Merah Lalap Satu Unit Rumah di Gowa, Satu Orang Tewas Terpanggang

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, GOWA – Satu unit rumah warga di lingkungan Pekanglabbu Kelurahan Tetebatu Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa, habis dilalap sijago merah, pada Senin 19 November 2018 kemarin malam.

Kebakaran ini terjadi ketika pemilik rumah Mustari Dg Pabe (43), meninggalkan rumah untuk menjual sayuran di depan Puskesmas Pallangga.

Tidak lama berselang, pemilik rumah menerima telpon tentang terjadinya kebakaran dirumahnya. Kemudian
Mustari langsung menuju TKP dan melihat rumahnya sudah terbakar.

Mirisnya, pada saat pemadaman api dilokasi, Tim pemadam kebakaran menemukan seorang laki-laki Muh Idrus (70), yang merupakan mertua dari pemilik rumah yang telah meninggal dunia didalam rumah dengan kondisi hangus terbakar.

Menurut keterangan cucu korban bahwa, saat itu mereka sementara berada didalam kamar bersama kakeknya tertidur depan TV kemudian sang kakek (korban) tidur diatas ranjang.

Saat cucu korban merasakan ada hawa panas lalu terbangun dan melihat api kemudian membangunkan Muh Rama dan lalu lari keluar rumah untuk menyelamatkan diri serta mencari sang kakek.

Karena tidak menemukannya, lalu kedua cucu korban masuk kembali kedalam rumah dan melihat korban Muh Idrus sudah terbakar api dan meninggal dunia dengan menggunakan sarung, dengan kondisi terlentang.

Pasca kejadian tersebut kedua cucu korban berteriak keluar rumah minta tolong, mendengar teriakan tersebut warga sekitar menuju TKP dan membantu memadamkan api dan berselang beberapa menit kemudian, Tim Pemadam Kebakaran dari Sungguminasa tiba di TKP dan berhasil memadamkan api.

Sementara personil Polsek Pallangga dipimpin oleh kapolsek Pallangga, Akp Zaenal Azis, menuju TKP dan melakukan olah TKP. Dugaan sementara terjadinya kebakaran karena adanya hubungan listrik arus pendek.

“Memang benar adanya kejadian kebakaran satu unit rumah yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia, dan mengakibatkan kerugian materil sekitar Rp. 300.000.000,”terang Akp Zaenal Azis.

Ia menambahkan, saat korban hendak dievakuasi ke RS Bhayangkara, pihak keluarga meminta kepada pihak Kepolisian agar jenazah diserahkan kepihak keluarga. (sul/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment