Atasi Kemacetan di Makassar, Danny Pomanto: Masyarakat Juga Perlu Diatur


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Kepadatan lalu lintas di Kota Makassar tak terhindarkan lagi. Jumlah kendaraan yang terus bertambah, membuat kemacetan semakin parah.Kondisi itu mendapat perhatian serius dari Walikota Makassar Muhammad Ramdhan Pomanto. Dia berharap keterlibatan semua pihak dalam mengatasi persoalan kemacetan. Termasuk kesadaran masyarakat dalam mematuhi peraturan.”Masyarakat juga perlu diatur. Seperti sekarang, saya keras tentang parkir. Kenapa saya bikin denda parkir yang tinggi, itu caranya diatur. Jadi masyarakat mohon pengertiannya,” tegas pejabat yang akrab disapa Danny Pomanto itu di Makassar, Kamis (22/11).Kemudian soal infrastruktur, proyek pembangunan Integrated City Toll Road yang masuk dalam top 10 investasi the Next Makassar diharapkan mampu menjadi salah satu solusi mengatasi kemacetan. Jalan tol layang dengan panjang 4,3 km itu memiliki nilai investasi lebih dari Rp 2 triliun. Targetnya selesai pada 2020. PT Bosowa Marga Nusantara (BMN) ditunjukan selaku kontraktor.Tol layang akan menghubungkan sejumlah ruas jalur trans nasional lain di Kota Makassar. Tahap awal, proyek tol akan menghubungkan Jalan AP Pettarani hingga Jalan Sultan Alauddin. Tol Layang juga memiliki jalur off/on ramp di tiga titik. Yakni, di Jalan Urip Sumiharjo, Jalan Boulevard, dan Jalan Sultan Aluddin.”Solusinya itu bagaimana menyambung Elevated Toll Road (tol layang) di Jalan AP Pettarani menjadi satu lingkar dalam. Kalau sudah menjadi Inner Ring Road (jalan bebas hambatan), Insya Allah bisa jadi solusi besar,” ucap Danny.

Komentar

Loading...