Hercules Resmi Ditahan, Begini Penjelasan Polisi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat melakukan penggeledahan di kediaman tersangka kasus pengerusakan dan pendudukan lahan, Hercules Rosario Marshal, di Kompleks Kebon Jeruk Indah, Blok E 12 A, Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (22/11).

Dari pengeledahan itu polisi mendapatkan beberapa barang bukti yang bisa menyeret Hercules kembali ke penjara.

Dalam penggeledahan yang berlangsung sekitar delapan sampai 11 jam itu, pihak kepolisian menyita surat kuasa dari seseorang berinisial HM pada Hercules untuk mengambil alih lahan PT Nila Alam.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edi Suranta Sitepu mengaku tak ada kendala dalam penggeledahan karena pihak Hercules kooperatif.

[caption id="attachment_396701" align="alignnone" width="690"] Hercules kembali ditangkap polisi (Wildan Ibnu Walid/JPC)[/caption]

"Kami mendapatkan surat kuasa lapangan. Surat kuasa lapangan ini tentunya sangat penting bagi penyidik," kata dia, Kamis (22/11).

Pihak kepolisian tidak dihalang-halangi saat melakukan penggeledahan tersebut. Hercules pun mengakui memimpin 60 preman untuk melakukan pendudukan di kawasan Kalideres, Jakarta Barat 8 Agustus 2018 lalu tersebut.

“Yang bersangkutan cukup kooperatif dan mengakui semua perbuatannya," kata Edi.

Hercules resmi ditahan di Markas Polres Jakarta Barat. Polisi pun akan melengkapi berkas agar kasus bisa segera dilimpahkan ke Kejaksaan kemudian dibawa ke meja hijau.

"Dan hari ini, kami tahan," katanya menyudahi.

Polisi pun mengimbau masyarakat tak perlu khawatir apabila ada yang diganggu preman. Mereka diminta tak ragu melapor ke polisi. (wiw/JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Sonny Wakhyono


Comment

Loading...