Satgas Pangan Mengawasi Beras hingga Tingkat Bawah

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Satuan Tugas Pangan mengawasi distribusi beras serta bahan pokok lain hingga tingkat bawah untuk memastikan stabilitas harga beras menjelang Hari Natal 2019 dan Tahun Baru 2019.

"Kami satgas pangan dibentuk dari Mabes Polri sampai tingkat Polres dan Polsek di bawah," kata Kasatgas Pangan Kombes Pol Nico Afinta di Jakarta, Kamis (22/11).

Nico menuturkan bersama Perum Bulog, Kementerian Perdagangan dan Dinas Perdagangan, Kementerian Pertanian serta pedagang, pihaknya terus mengawasi distribusi beras karena harga ditentukan ketersediaan dan distribusi.

Sejauh ini, menurut dia, tidak terdapat hambatan ketersediaan dan distribusi sehingga harga beras. Di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), misalnya, terjaga di bawah harga eceran tertinggi (HET).

"Tidak ada persoalan selama pedagang bisa melaksanakan ini. Caranya turun lapangan, melihat langsung mengontrol langsung bersama pedagang," kata Nico.

Sebelum melakukan operasi pasar beras, Bulog memberikan kewajiban pedagang beras menyerahkan daftar turunannya sehingga dapat diketahui jalur distribusinya.

Satgas Pangan melaksanakan tiga hal dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok, yakni komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Ada pun yang mempengaruhi stabilitas harga bahan pokok adalah ketersediaan bahan pangan, distribusi bahan pangan dan fluktuasi harga pasar.

"Terkait HET beras medium diterapkan Rp9.450, diketahui Bulog bersama Food Station menggelontorkan beras dengan harga Rp8.500 dijual Rp9.000 masih dibawah HET," kata Nico.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Sonny Wakhyono


Comment

Loading...