Kader NasDem Setuju Pembatasan Masa Periode Anggota Dewan

Jumat, 23 November 2018 15:08

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sebanyak 16 partai politik hadir dalam acara diseminasi Sistem Integritas Partai Politik (SIPP) yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung KPK C1, Kamis (22/11/18) kemarin.Penyusunan SIPP, KPK bekerja sama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).  Turut pula hadir perwakilan partai politik, di antaranya PDIP, Golkar, Gerindra, Demokrat, NasDem, PKB, Hanura, PKS, PAN, PPP, PSI, Perindo, PBB, PKPI, Partai Garuda, dan Partai Berkarya.Pertemuan tersebut, muncul ide untuk merevisi undang-undang partai politik. Kader Partai NasDem, Muh Rapsel Ali, menilai pertemuan tersebut sebagai upaya menciptakan parpol yang berintegritas.Pendiri Aspeksindo ini setuju ada pembatasan jabatan terhadap anggota legislatif, baik di DPR dan DPRD. Jika parpol tidak mendukung pembatasan masa periodik dua periode, dapat disimpulkan bahwa parpol tersebut egaliter dan otoriter.”Sebaiknya dibatasi cukup dua periode saja. Agar kaderisasi di parpol berkesinambungan, apalagi masa periode jabatan eksekutif juga hanya dua kali saja,” terang Rapsel yang juga Direktur Eksekutif Institut Lembaga 9 (IL9).Selain itu, imbuh Rapsel, perlu juga pembatasan usia pada setiap kader di parpol. Rapsel pun yakin Partai NasDem mendukung kebijakan tersebut, mengingat slogan NasDem adalah restorasi Indonesia.”Perlu juga pembatasan umur maksimal 70 tahun. Jika periodisasi tidak dibatasi, maka hingga meninggal pun baru bisa diganti kan karena mereka pada umumnya sudah punya modal politik yang kuat. Isi KPK pun semakin banyak dari anggota DPR,”pungkasnya. (sul/fajar)

Komentar