Curhat di Dewan, Kadis Perindustrian Sulsel : TP2D Tak Mengerti Pemerintahan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Komisi B DPRD Sulsel melakukan rapat dengan Dinas Perindustrian Sulsel di Tower Gedung DPRD Sulsel, Sabtu (24-11-2018).

Pada rapat itu Kepala Dinas Perindustrian Sulsel, Ahmadi Akil mengeluhkan pemotongan anggaran yang ada di dinasnya. Pasalnya Dinas Perindustrian memiliki empat kantor. Itu semua ada anggaran pemeliharaan, dan biaya listriknya.

Dia mengatakan, kalau hanya diberi Rp6 miliar itu tidak cukup. Nanti ada kepala seksi yang tidak ada tunjangannya. “Mending sekalian hilangkan saja,” sebutnya dengan nada meninggi saat rapat.

Ahmadi berharap ada tambahan uang untuk mensupport program keunggulan gubernur. Karena, Dinas Perindustrian juga mensupport program unggulan kabupaten kota. “Disinilah saya curhat, karena di TP2D hanya lewat. Ini saya sudah sampaikan di TP2D, tapi mungkin dia tidak mengerti di pemerintahan,” keluhnya.

“Tetapi, walaupun uangnya sedikit, tetap saya akan berjuang dengan program unggulan gubernur. Tapi, di komisi mamika ini berharap agar anggarannya ditambah,” harap Ahmadi.

Sementara Ketua Komisi B DPRD Sulsel, A Jamaluddin Jafar mengakui semua curhatan Kadis Perindustrian akan ditampung dan dipertimbangkan. “Serahkan saja ke tim banggar. Ada tim yang kerja nanti itu,” jawabnya. (gun)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment