Iphone Jadi Pilihan ‘Orang Miskin’ Tiongkok, Orang Kaya Pilih Huawei


FAJAR.CO.ID – Imej soal perangkat smartphone besutan Apple, iPhone adalah perangkat milik orang-orang kaya rupanya tak berlaku di Tiongkok. Padahal di tanah air, perangkat tersebut identik dengan status gengsi orang kaya, mahal, dan lainnya yang khas dengan orang-orang berduit lebih.Sebagaimana dikutip dari laman Cnet, Sabtu (24/11), iPhone di Indonesia bisa dibilang sebagai penentu tingginya status sosial seseorang yang memilikinya, bakal luntur ketika dibawa ke Tiongkok. Sebab menurut sebuah studi yang dilaporkan South China Morning Post, Apple di Tiongkok mendapat porsi yang sedikit. Sementara pengguna perangkat iPhone justru identik dengan orang kurang berpendidikan dan penghasilan seadanya daripada orang yang menggunakan smartphone merek lain.Hal tersebut diungkap oleh lembaga riset MobData dan mendapati pengguna iPhone umumnya kurang berpendidikan dengan penghasilan kurang dari CNY 3 ribu atau setara dengan Rp 6 jutaan per bulan. Selain itu iPhone banyak dipakai oleh wanita yang belum menikah antara usia 18 hingga 34 tahun dengan kualifikasi pendidikan kelas menengah.Studi ini juga menunjukkan banyak pengguna iPhone di Tiongkok dipandang sebagai ‘orang miskin yang tidak terlihat—label untuk sekelompok orang yang penampilannya tidak mencerminkan keuangan mereka.Jika yang miskin pakai iPhone, yang kaya pakai apa? Dalam penelitian tersebut, si kaya justru disebut lebih memilih menggunakan perangka smartphone Huawei. Sebagai perbandingan, mereka yang menggunakan smartphone Huawei dianggap lebih makmur dengan gaji antara CNY 5 ribu atau setara dengan Rp 10 jutaan hingga CNY 20 ribu atau sekitar Rp 40 jutaan.

Komentar

Loading...