Lempeng Sagu, Makanan Raja di Pulau Daik

Sabtu, 24 November 2018 19:27

FAJAR.CO.ID, LINGGA – Pulau Daik, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri), merupakan daerah yang memiliki nilai tersendiri bagi masyarakat Melayu. Daik dikenal dengan sebutan Bunda Tanah Melayu.Pulau Daik menjadi induk bagi setiap orang melayu yang tersebar di berbagai daerah, bahkan di negara-negara tetangga. Sehingga masyarakat Melayu yang datang di Daik akan merasa istimewa karena sudah berada di tempat awal warga Melayu berasal.Selain sajian sejarah kerajaan Melayu melalui berbagai situs di Daik, ada keunikan lain yang masih bisa ditemukan. Sesuatu yang ada sejak zaman kerajaan melayu awal masih ada hingga sekarang.Adalah lempeng sagu. Makanan para raja itu masih dilestarikan masyarakat Daik. Lempeng sagu menjadi makanan spesial bagi orang-orang yang jarang atau bahkan baru datang ke Bunda Tanah Melayu.Terbuat dari tepung sagu basah dan kelapa, Lempeng Sagu memiliki cita rasa sedikit asin. Sangat pas ketika dipadukan dengan lauk gulai asam pedas khas melayu.Pembuatan lempeng sagu tidak menggunakan minyak goreng. Tepung sagu basah yang telah dicampur kelapa, dipanaskan dengan percikan sedikit air. Setelah adonan menyatu, lempeng sagu kemudian dibentuk dan langsung bisa dinikmati.

Bagikan berita ini:
5
4
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar