Makan 17 Kg Plastik, Paus Pilot Tewas di Thailand

Sabtu, 24 November 2018 15:12

FAJAR.CO.ID – Seekor paus pilot tewas di Thailand Selatan setelah memakan 80 kantong plastik seberat 17 kilogram. Paus itu mati setelah pihak konservasi laut menghabiskan lima hari berjuang untuk menyelamatkan paus pada Juni lalu.Dilansir dari Forbes beberapa waktu lalu paus pilot itu ditemukan di sebuah kanal dekat Songkhla, sebuah kota di Thailand Selatan. Ini terjadi usai Departemen Sumber Daya Laut dan Pesisir melakukan berbagai upaya untuk menyelamatkan paus dan membuang plastik yang dicernanya.Sayangnya, paus itu mati. Ia tidak mampu mencerna atau membuang kantong plastik. Selama otopsi setelah kematian paus, Departemen Sumber Daya Laut dan Pesisir menemukan 80 kantong plastik bersarang di perutnya. Selama upaya penyelamatan, Departemen hanya bisa memancing paus itu untuk memuntahkan 5 kantong plastik.Paus pilot biasanya makan cumi-cumi, gurita, ikan keci. Paus itu kemungkinan besar mengira kantong plastik yang mengambang adalah makanan. Lalu menelan kantong plastik tersebut hingga membuat saluran pencernaan ikan paus tersumbat.Thailand dianggap sebagai salah satu negara terburuk di dunia karena membuang plastik ke laut, membuang sekitar 1 juta ton plastik ke laut. Karena populasi dan penggunaan plastik terus meningkat secara global, ini menjadi isu lingkungan yang semakin penting. Kasus kematian paus di Thailand akibat makan plastik terjadi sebelum tewasnya paus di Wakatobi akibat makan plastik.

Bagikan berita ini:
1
3
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar