Sebarkan Virus Jurnalisme Sadar Pariwisata di FGD Semarang

Sabtu, 24 November 2018 19:18

Jurnalis dan medianya berperan untuk menciptakan image positif pariwisata saat terjadi bencana. Ini mengingat Indonesia yang berada di garis cincin api bumi. Hal Itu menjadikan keindahan wisata Indonesia berdampingan dengan ancaman bencana.Hal itu dikatakan Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata Guntur Sakti saat membuka Focus Group Discussion (FGD) “Pencanangan Gerakan Jurnalisme Ramah Pariwisata”. Kali ini, diskusi ini digelar untuk menyebarkan kepekaan jurnalis terhadap bencana dan periwisata. Lokasinya di Aston Hotel & Convention Center Semarang Jawa Tengah, Sabtu (24/11).”Harus duet Kemenpar dan kawan-kawan media karena pariwisata membutuhkan atmosfer dan ruang hidup yang aman dan nyaman. Pariwisata mudah terganggu saat isu alam muncul, jadi jangan sampai muncul bencana setelah bencana,” terang Guntur Sakti.FGD kali ini menyinggung mengenai Buku panduan Jurnalisme Ramah Bencana. Panduan yang ditulis oleh para jurnalis senior yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ini rencananya akan diluncurkan pada awal 2019 mendatang. Nantinya, peluncuran ini juga akan dibarengi dengan dibentuknya forum crisis management di berbagai daerah. Forum yang diawaki oleh para wartawan itu bertugas mensosialisasikan jurnalisme ramah pariwisata.

Bagikan berita ini:
8
8
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar