Hary Tanoe: Ojek Online Butuh Regulasi yang Adil

Minggu, 25 November 2018 20:29
Belum ada gambar

Pada pertemuan itu, Ketua Driver Ojek Online Jabodetabek Fredy Santoso mengungkapkan tiga hal permintaan untuk diperhatikan dan dipenuhi. Yakni, status kemitraan yang jelas, tarif dasar dan payung hukum.Diharapkan pula, masyarakat juga memberi dukungan dan empati bagi perjuangan para pengemudi ojek online. Fredy juga mengapresiasi dukungan HT pada mereka. “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Hary yang telah memberikan arahan kepada kami dan juga bantuan-bantuan yang Beliau berikan,” ucapnya.Selama ini, keberadaan para pengemudi menjadi pilar penting bisnis ojek online. Selain melayani kebutuhan transportasi masyarakat, mereka juga berkontribusi pada perkembangan para UMKM yang menjadi mitra ojek online dan berinteraksi langsung dengan konsumen.Seperti diketahui, Mahkamah Konstitusi menolak melegalkan ojek online sebagai alat transportasi umum. Putusan ini diambil MK terhadap uji materi perkara nomor 41/PUU-XVI/2018 yang diajukan para pengemudi ojek online.Para driver ojek online juga mengeluhkan tarif dasar yang terlalu rendah. Dinilai oleh mereka, tarif dasar itu hanya menguntungkan konsumen dan perusahaan penyedia aplikasi transportasi online.Dalam permohonannya, 54 orang pengemudi ojek online yang menggugat Pasal 47 ayat (3) UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Para pengemudi ojek online keberatan karena ketentuan pasal tersebut tidak mengatur motor sebagai angkutan umum.

Bagikan berita ini:
8
3
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar