Eksepsi Tedja Widjaja Tak Diterima, Silitonga: Kami Akan Buktikan di Persidangan

Senin, 26 November 2018 20:12

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara tidak menerima Nota Keberatan/Eksepsi Tim Penasehat Hukum, maupun Nota Keberatan/Eksepsi Pribadi Tedja Widjaja atas tuduhan telah melakukan Penipuan dan Penggelapan, dalam pelaksanaan kerjasama dengan Yayasan Perguruan Tinggi 17 Agustus 1945.Dalam pembacaan putusan itu, Ketua Majelis Hakim tidak menerima eksepsi tersebut yang pada pokoknya menyatakan, modus operandi dalam uraian surat dakwaan Pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP merupakan ranah perdata, yang telah masuk ke dalam Materi Pokok Pemeriksaan Perkara, dan bukan merupakan materi objek keberatan atas surat dakwaan.”Majelis Hakim mengatakan bahwa keberatan tim penasehat hukum dalam dakwaan Pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP yang merupakan ranah perdata telah masuk ke dalam Materi pokok pemeriksaan perkara, dan bukan merupakan materi objek keberatan atas surat dakwaan,” kata kuasa hukum Tedja Widjaja, Andreas Nahot Silitonga lewat pesan tertulisnya, Senin (26/11).Selain itu, Majelis Hakim juga mengatakan, eksepsi tim penasehat hukum dalam kaitannya dengan pembuatan surat dakwaan tertanggal 30 Agustus 2018, yang dilakukan sebelum adanya proses tahap II, atau pelimpahan perkara dari Penyidik kepada Penuntut Umum, yang dilakukan pada 24 September 2018 tidak dapat diterima, karena semenjak adanya surat pemberitahuan dilakukannya penyidikan (SPDP), Penuntut Umum telah berkordinasi dengan penyidik sehingga Penuntut Umum memahami perkara yang diajukan ke persidangan dan akhirnya dapat membuat surat dakwaan.

Bagikan berita ini:
5
2
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar