Sadis, Demi Gawai, Begal Potong Tangan Korbannya…

Senin, 26 November 2018 16:48
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Mahasiswa Atim Makassar, Imran (20) menjadi korban begal. Imran pun harus dilarikan ke RS Awal Bros lantaran tangannya terpotong.Kejadian itu terjadi sekitar pukul 23.50 Wita, Minggu malam (25/11/2018) di Jl Datu Ribandang II samping Pesantren Muhammadiyah Syuhada Kecamatan Tallo.Kejadiannya bermula ketika Imran melintas di Jl Datu Ribandang menggunakan sepeda motor Yamaha Mio Soul sambil menelpon. Tiba-tiba dari arah belakang datang pelaku dua orang berboncengan yang menggunakan sepeda motor matik jenis Honda Beat warna putih langsung memepet dan meminta gawainya.Namun, Imran bersikeras tidak memberikannya. Akibatnya ia pun harus dipukul oleh pelaku. Setelah dipukul korban meninggalkan motornya sehingga pelaku mengejar korban dengan sepeda motor dan langsung memaranginya.”Saat diparangi korban menangkis dengan tangan kiri sehingga pergelangan tangan kiri korban putus. Setelah diparangi korban langsung melempar ponsel-nya dan pelaku langsung mengambil ponsel tersebut dan melarikan diri,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Wirdhanto Hadicaksono, Senin (26/11/2018).Sementara, menurut keterangan Pemilik Warkop 45, Chalik Said (53) bahwa, ia sementara duduk dalam warkop 45 kemudian melihat di depan warkopnya berkumpul anak muda sehingga ia keluar dan melihat ada pergelangan tangan manusia di tengah jalan.Tak berselang lama, Haerul alias Ulla (21) mendatangi lokasi tersebut dalam keadaan baju penuh dengan darah dan mengaku potongan tangan tersebut milik temannya.Ulla menjelaskan, ia mendapat telepon dari korban bahwa berada di depan rumah dan minta untuk dibukakan pintu. Beberapa saat kemudian korban turun dan melihat korban. “Tanganku, tanganku,” teriak Imran sambil memegang tangan kirinya, ditirukan Ulla.Ulla pun langsung mengantar korban keru Rumah Sakit Awal Bros dengan menggunakan sepeda motor milik korban sambil membawa potongan tangan korban melewati Jl Datu Ditiro, dan saat tiba depan Warkop 45 potongan pergelangan tangan tersebut jatuh namun ia tidak menghiraukannya dan tetap mengantar korban ke RS.Setelah korban tiba di RS dia kembali ke Jl Datu Ditiro dengan maksud mengambil potongan tangan tersebut untuk dibawa ke RS Awal Bros. Pada pukul 00.20 Wita, tim gabungan dari Polsek Tallo, Jatanras Polrestabes Makassar dan Resmob Polda Sulsel tiba di lokasi untuk melakukan penyelidikan. (gun)

Bagikan berita ini:
4
6
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar