Takut Masa Depan Jadi Penyebab Utama Bunuh Diri Ratusan Remaja Jepang

Senin, 26 November 2018 08:13

FAJAR.CO.ID – Angka bunuh diri di Jepang masih tinggi. Hal yang menyedihkan, korbannya makin muda. Kementerian Pendidikan melaporkan bahwa tahun ini jumlah remaja yang bunuh diri mencatatkan rekor tertinggi dalam tiga dekade terakhir. Terlalu mencemaskan masa depan menjadi penyebab utama bunuh diri remaja Jepang.’’Tingginya angka bunuh diri siswa menjadi masalah yang sangat mengkhawatirkan dan harus segera diatasi,’’ tegas Noriaki Kitazaki, pejabat Kementerian Pendidikan Jepang, kepada Reuters pekan lalu.Sampai akhir Maret lalu, ada 250 remaja yang mengakhiri hidupnya dengan tragis. Seluruhnya berumur di bawah 18 tahun.Di Jepang, menurut Kitazaki, sebagian besar siswa justru tertekan menjelang lulus SMA. Rata-rata mereka tidak tahu harus berbuat apa. Mereka ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, tetapi persaingannya sangat ketat.Masuk dunia kerja jauh lebih sulit lagi. Bayangan-bayangan dan kecemasan-kecemasan itu membuat mereka putus asa. Mereka lantas menjadikan bunuh diri sebagai jalan keluar.Meski masa depan menjadi penyebab utama kasus bunuh diri remaja, ada banyak faktor lain yang juga memicu mereka mengambil jalan pintas. Di antara 250 kasus bunuh diri, penyebab 140 kasus tidak diketahui. Itulah yang kini menjadi tugas berat pemerintah.

Bagikan berita ini:
10
8
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar