145 Paus Terdampar di Selandia Baru Berakhir Tewas

Selasa, 27 November 2018 10:18
145 Paus Terdampar di Selandia Baru Berakhir Tewas

FAJAR.CO.ID – Sebanyak 145 paus pilot telah tewas setelah terdampar di pantai di Pulau Stewart di Selandia Baru. Dilansir dari BBC pada Senin (26/11), hewan-hewan itu ditemukan oleh seorang pejalan kaki pada Sabtu malam, berserakan di sepanjang Pantai Mason Bay.Pihak berwenang mengatakan, separuh paus sudah mati pada saat itu. Sementara separuh lainnya terpaksa disuntik mati karena terlalu sulit untuk menyelamatkan mereka.Dalam insiden terpisah, 12 paus pygmy dan paus sperma juga terdampar di Selandia Baru selama akhir pekan. Kemungkinan untuk mengembalikan paus yang tersisa itu sangat rendah, “kata Ren Leppens dari Department of Conservation (DOC) dalam sebuah pernyataan.”Lokasi terpencil, kurangnya personil di dekatnya dan kondisi ikan paus yang memburuk berarti hal yang paling manusiawi untuk dilakukan adalah melakukan suntik mati,” ujarnya.DOC mengatakan dalam sebuah pernyataan, paus sering terdampar di Selandia Baru. Ada sekitar 85 insiden per tahun. Dalam banyak kasus, biasanya hanya satu hewan yang terdampar di pantai.Mengapa paus bisa sampai menepi dalam jumlah masal? Kemungkinan penyebabnya adalah sakit, tidak sengaja, atau dikejar oleh predator. Selama akhir pekan, 12 paus ditemukan terdampar di ujung utara Pulau Utara. Empat dari mereka telah tewas.Ada harapan delapan yang tersisa masih bisa diselamatkan. Ini dilakukan oleh proyek amal mamalia laut setempat. Kelompok itu mengatakan, pihaknya merencanakan untuk mengapung kembali paus pada hari Selasa dan meminta para sukarelawan untuk membantu. Di pantai Pulau Utara lainnya, paus sperma sepanjang 15 m meninggal pada Sabtu pagi. (ina/JPC)

Bagikan berita ini:
7
4
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar