Ahok Disebut Akan Gabung PDIP, Aria Bima: Bukan Soal Elektabilitas, Tapi Kebangsaan

Selasa, 27 November 2018 21:14

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) disebut akan bergabung ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) setelah dirinya bebas dari penjara. Klaim itu diungkapkan oleh Djarot Saiful Hidayat yang merupakan wakilnya saat memimpin Ibu Kota.Saat dikonfirmasi, politikus PDIP Aria Bima mengatakan, partai yang dikomandoi oleh Megawati Soekarnoputri ini adalah rumah kebangsaan yang fondasinya adalah Pancasila, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 1945. Sehingga siapapun bisa masuk ke PDIP. Dengan catatan ikut memperkuat fondasi tersebut.”Jadi setelah masuk, mari bersama dukuk bicara soal bagaimana fondasi ini makin kuat dan atap NKRI iti tidak roboh,” ujar Aria Bima di Posko Cemara, Jakarta, Selasa (27/11).Oleh sebab itu siapapun anak bangsa bisa bergabung dengan PDIP. Bukan hanya Ahok saja. Sehingga partai berlogo banteng ini terbuka lebar kepada anak bangsa yang ingin ikut memperkokoh Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 1945, dan NKRI.”Jadi jangankan Ahok, mau Habib Rizieq Shihab (Imam Besar FPI), Munarman (Anggota FPI), Kapitra Ampera ya silakan. Karena PDIP adalah rumah kebangsaan,” katanya.

Bagikan berita ini:
3
2
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar