Asuransi Pertanian Hapus Kekhawatiran Petani

Selasa, 27 November 2018 18:09

JAKARTA – Sebagai salah satu bentuk kepedulian dan wujud kehadiran pemerintah dalam menanggulangi permasalahan dan beban petani, pemerintah melaksanakan program Asuransi Pertanian. Orogram seperti diamanatkan dalam UU No. 19 tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani dimana pemerintah melindungi petani dari risiko gagal panen.Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Kementerian Pertanian Pending Dadih Permana mengatakan, program ini untuk memitigasi risiko nilai ekonomi usaha tani akibat dampak perubahan iklim.”Usaha pertanian merupakan usaha yang memiliki risiko yang sangat tinggi, salah satunya disebabkan oleh faktor iklim. Dampak perubahan iklim telah mengakibatkan banyak petani mengalami gagal panen, baik karena kebanjiran, kekeringan maupun serangan hama dan penyakit tanaman,” ujar Pending Dadih.Menurut Pending, kegagalan panen akan menimbulkan kerugian bagi petani. Khususnya terhadap modal yang telah diinvestasikan dalam budidaya. Keterbatasan kemampuan sebagian besar petani dalam penyediaan modal mengharuskan petani untuk mencari sumber permodalan lain agar dapat melanjutkan usaha selanjutnya.”Akibatnya, petani akan menanggung beban “utang” yang tergolong besar dan cenderung menyulitkan petani dalam membayar kembali modal yang telah dipinjam,” kata dia.

Bagikan berita ini:
1
2
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar