Pemantauan Harga Pangan Sangat Penting Untuk Pengambilan Kebijakan

Selasa, 27 November 2018 18:48
Belum ada gambar

Menurut Agung, beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain melalui gelar pangan murah dan menyalurkan komoditas pangan dari daerah yang surplus ke daerah yang kekurangan.Selain itu, Agung juga menyampaikan bahwa pemantauan melalui panel harga pangan dapat mencermati pergerakan harga sebagai sinyal ketersediaan pangan dilokasi tersebut.Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, Risfaheri mengungkapkan pentingnya peran enumerator dalam memberikan informasi harga dan pasokan pangan di lapangan.Hal yang juga penting menurutnya adalah, informasi ketersediaan pangan yang cukup dan harga yang stabil harus disampaikan ke publik, supaya mencegah tindakan spekulatif.”Gejolak harga di masyarakat tidak hanya disebabkan karena kurangnya pasokan pangan, tetapi juga dipengaruhi oleh informasi yang beredar di media. Disini pentingnya kita jaga psikologis masyarakat,” ujarnya.Dia menyebut bahwa saat ini kondisi pasokan dan stok beras terbilang aman. “Berdasarkan data PIBC Jakarta sebagai barometer perdagangan beras, stok beras per 23 November 2018 naik 11,17% dibanding stok akhir bulan Oktober 2018, ini juga berarti naik 24,76% dibandingkan stok akhir bulan November tahun 2017” tegasnya.Untuk mendukung stabilisasi harga dan pasokan pangan tahun 2018, khususnya menghadapi HBKN Natal dan Tahun Baru, Risfaheri juga menyebut beberapa hal yang dilakukan Badan Ketahanan Pangan antara lain monitoring harga pangan nasional melalui panel harga pangan, penyusunan prognosa ketersediaan produksi dan kebutuhan pangan nasional, pemantauan lapangan pasokan dan harga pangan, serta Gelar Pasar Murah/ bazar melalui Toko Tani Indonesia (TTI).

Bagikan berita ini:
4
1
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar