Anggaran Perjalanan Dinas Pejabat Pangkep Dipangkas

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, PANGKEP – Keinginan Pemkab Pangkep untuk konsentrasi mengurangi angka kemiskinan yang dialami daerah ini. Akhirnya disikapi melalui kebijakan Bupati untuk mengefisiensi keuangan yakni dengan melakukan pemangkasan anggaran kepada seluruh pejabat ditingkat OPD dari 50 hingga 70 persen.Bupati Pangkep Syamsuddin A Hamid menjelaskan hal itu di hadapan anggota DPRD yang hadir dalam sidang Paripurna tingkat dua Persetujuan Ranperda APBD 2019 di ruang rapat DPRD Pangkep, Selasa (27/11).Pemangkasan perjalanan dinas bertujuan untuk melakukan efisiensi anggaran. Apalagi dengan adanya kebijakan fiskal yang berimbas pada nilai dana pusat seperti dana transfer mengalami penurunan.“Tentu hal ini menjadi dilematis, karena disatu sisi pembangunan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tidak bisa tertunda. Sedangkan disisi lain pemerintah pusat mengurangi dana transfer, kemudian kita harus lebih fokus untuk mengurangi angka kemiskinan,” kata Syamsuddin.Dari penilaian dewan terhadap upaya pemangkasan yang akan dilakukan Pemkab, juga ikut mengundang perhatian dari Ketua DPRD Pangkep Andi Ilham Zainuddin yang menyatakan tidak semua OPD harus dilakukan pemangkasan anggaran perjalanan dinas.“Saya lebih melihat bahwa perlu dilakukan rasionalisasi anggaran yang berarti tidak serta merta melakukan pemangkasan secara menyeluruh ke OPD. Sebab dengan rasionalisasi ini akan melihat skala prioritas dari nilai kepentingan OPD,” pungkas Ilham.Ketua Harian Partai Golkar Pangkep ini justru khawatir dengan pemangkasan berimbas tidak rasional, seperti gara-gara menghindari uang perjalanan dinas Rp 10 juta, lalu tidak memperoleh uang Rp 10 milyar karena tidak memburu anggaran penting itu.

  • Bagikan