GIPI-AAHRMEI Genjot Wisata Bahari Kepri

Rabu, 28 November 2018 21:33
Belum ada gambar

BATAM – Potensi wisata bahari Kepulauan Riau (Kepri) terus digenjot. Semua pihak berkolaborasi. Promosi Pariwisata Bahari Kepri 2018 pun digulirkan. Sinergi tersebut melibatkan dua institusi lokal dan mancanegara, GIPI dan AAHRMEI. Targetnya kenaikan kunjungan wisatawan Filipina.Program Promosi Pariwisata Bahari Kepri 2018 akan digelar mulai 1-2 Desember 2018. Venuenya di Ballroom I Hotel Baloi Batam, Kepri. Event ini melibatkan banyak stakeholder. Namun, Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Kepri dan AAHRMEI Filipina sebagai aktor utamanya. Keduanya merupakan corong branding ideal industri pariwisata dengan spesialisasi masing-masing.AAHRMEI adalah Association of Administrators in the Hospitality, Hotel and Restaurant Management Educational Institutions. Institusi besar di Filipina ini fokusnya kepada pelatihan pariwisata. Anggotanya besar. Ada 2.300 nama yang terdaftar sebagai individu dan institusi.“Potensi wisata bahari Kepri sangat besar. Garis pantainya sangat indah, apalagi bawah airnya. Di sini ada banyak spot dengan terumbu karang indah. Sangat ideal untuk snorkling dan diving. Dengan event ini, diharapkan potensi besar Kepri ini bisa dioptimalkan. Filipina ini partner yang sangat ideal,” ungkap Plt Deputi Bidang Pemasaran I Kementerian Pariwisata Ni Wayan Giri Adnyani, Selasa (27/11).Secara profile, potensi wisata bahari Kepri sangat menjanjikan. Sebab, mayoritas wilayah di Kepri adalah perairan. Wilayah daratannya hanya sekitar 5% saja. Secara geografis juga strategis. Kepri dikelilingi oleh Laut Cina Selatan, Selat Karimata, hingga Selat Malaka. Menegaskan potensi dan eksotisnya, sinergi GIPI Kepri dan AAHRMEI ini menghadirkan 200 peserta dari Filipina.

Bagikan berita ini:
8
3
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar