GIPI-AAHRMEI Genjot Wisata Bahari Kepri

Rabu, 28 November 2018 21:33
GIPI-AAHRMEI Genjot Wisata Bahari Kepri

Secara profile, potensi wisata bahari Kepri sangat menjanjikan. Sebab, mayoritas wilayah di Kepri adalah perairan. Wilayah daratannya hanya sekitar 5% saja. Secara geografis juga strategis. Kepri dikelilingi oleh Laut Cina Selatan, Selat Karimata, hingga Selat Malaka. Menegaskan potensi dan eksotisnya, sinergi GIPI Kepri dan AAHRMEI ini menghadirkan 200 peserta dari Filipina.“Filipina tetap market yang menjanjikan bagi Kepri, khususnya untuk wisata baharinya. Dengan sinergi ini, diharapkan arus masuk wisatawan Filipina semakin besar. Lalu, efeknya menyebar dengan kenaikan kunjungan wisatawan dari negara lainnya,” ujar Giri Adnyani lagi.Arus kunjungan wisatawan Filipina ke Kepri memang menjanjikan. Sepanjang tahun 2017, jumlah arus masuk wisatawan Filipina mencapai 56.358 orang. Mereka menikmati eksotisnya Kepri melalui Batam, Tanjung Uban, dan Tanjung Balai Karimun. Masuk dari jalur udara dan laut, pergerakan arus wisatawan di Batam mencapai 43.358 orang. Slot di Tanjung Uban terisi 12.500 orang, lalu sisanya menuju Karimun.Menempatkan Batam sebagai favorit memang tidak salah. Selain garis pantainya, dunia bawah air Batam memang sangat eksotis. Batam memiliki areal snorkling di Pulau Abang. Kawasan ini juga jadi favorit para wisatawan Singapura. Selain itu, ada juga Pantai Nongsa, Pulau Petong, Pulau Putri, Pantai Vio Vio, hingga Pulau Mubud.

Bagikan berita ini:
5
4
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar