Hakim Kena OTT KPK, DPR: Tragis Sekali

Rabu, 28 November 2018 15:46

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Teuku Taufiqulhadi mengatakan, penangkapan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan suap melibatkan oknum hakim, panitera, dan pengacara, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) sangat tragis.Dia menegaskan, hal ini menjadi warning keras bagi penegakan hukum di Indonesia. Sebab, sebuah lembaga sebagai tempat masyarakat mencari keadilan, justru oknum-oknumnya diduga terlibat praktik suap menyuap.“Itu tragis menurut saya. Tragis sekali, sebuah lembaga yang seharusnya menjadi tempat orang mencari keadilan, tetapi kemudian telah ditangkap oleh KPK karena kasus (dugaan) suap. Sangat tragis,” kata Taufiqulhadi, Rabu (28/11).Seperti diketahui, KPK kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT), Rabu (28/11) dini hari. Kali ini, KPK menangkap oknum hakim, pegawai PN Jaksel dan advokat karena diduga terlibat kasus suap terkait pengurusan perkara perdata. KPK mengamankan uang SGD 45 ribu, sebagai barang bukti. Enam orang yang diamankan masih menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta.“Itu adalah warning, sebuah peringatan paling dahsyat tentang lembaga peradilan, yang berarti bahwa lembaga peradilan belum bersih,” ungkap Taufiqulhadi.

Bagikan berita ini:
7
10
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar