2019, Drive Thru Dibuka di Samsat Wajo

Kamis, 29 November 2018 12:14
2019, Drive Thru Dibuka di Samsat Wajo

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepada publik, Samsat Wajo membuka pos pelayanan di dua kecamatan. Masing-masing di Kecamatan Maniangpajo dan Belawa. Samsat juga membuka pelayanan pada hari Sabtu dan Minggu.“Selain membuka pos pelayanan di dua kecamatan itu, Samsat juga melakukan pelayanan kepada pelanggan Samsat melalui Samsat keliling pada setiap hari pasar di Kabupaten Wajo,” ungkap Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel H Tautoto Tanaranggina ketika membuka Sosialisasi Pajak Daerah di Gedung Assa’adah, Sengkang, Rabu (28/11).Tautoto berjanji akan membuka pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui drive thru di Samsat Wajo. Hal itu untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat dan menunjang kelancaran masyarakat dalam menyelesaikan pajaknya.“Tahun 2019, akan dibuat drive thru di Samsat Wajo untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat. Ini semua untuk menunjang kelancaran masyarakat dalam menyelesaikan pajaknya,” janji TautotoSosialisasi ini diikuti seratusan peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, ASN, diler kendaraan bermotor, tokoh pemuda, dan masyarakat pelanggan Samsat Kabupaten Wajo. Hadir pula anggota DPRD Sulsel AM Irwan Patawari, Kanit Regident Polrestas Wajo Iptu Ahmadin, dan perwakilan PT Jasa Raharja Wajo.Saat memberi paparan usai pembukaan yang dimoderatori Kepala UPT Pendapatan Wilayah Wajo Hj A Fitri Dwicahyawati, Tautoto mengatakan, sosialisasi dilakukan agar masyarakat pelanggan Samsat Wajo memahami pentingnya pajak bagi kelangsungan pembangunan daerah. Apalagi, dana bagi hasil pajak itu akan dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat Sulsel.Terungkap pula bahwa hingga September 2018, Bapenda Sulsel telah memberikan dana bagi hasil (DBH) pajak daerah kepada Pemerintah Kabupaten Wajo sebesar Rp 45.104.314.147. Jumlah itu masih berpeluang bertambah hingga akhir tahun 2018.Dari jumlah tersebut, pajak rokok memberi kontribusi terbesar yakni Rp14,1 miliar. Disusul pajak bahan bakar kendaran bermotor (PBB-KB) sebesar Rp13,53 miliar. Pajak kendaraan bermotor (PKB) Rp10,1 miliar. Bea balik nama kendaraan bermotor (BBN-KB) Rp7,34 miliar. Pajak air permukaan Rp74.150.607.Untuk melayani dan memberikan kenyamanan kepada pelanggan Samsat menyelesaikan kewajiban pajaknya, kata Tautoto, di wilayah Sulsel, telah ada 25 Samsat induk, satu Samsat pembantu, empat pos pembantu, dan 29 gerai Samsat. Selain itu, dibantu pula dengan beberapa armada Samsat keliling.“Ini merupakan layanan unggulan yang dibuat, guna memberikan pelayanan dan kenyamanan serta kemudahan kepada pelanggan Samsat dalam menyelesaikan kewajiban pajaknya,” kata Tautoto.Selain itu, terdapat pula beberapa layanan unggulan Samsat di wilayah provinsi Sulsel, yang terbaru adalah pembayaran pajak kendaraan bermotor non tunai melalui ATM dan kartu debit.Saat ini, lanjut Tautoto, Bapenda Sulsel mengelola lima jenis pajak daerah yang dibagihasilkan kepada kabupaten dan kota se-Sulsel dengan persentase tertentu.Diungkapkan pula bahwa realisasi penerimaan pajak daerah yang dihimpun Bapenda Sulsel hingga September 2018, sudah mencapai Rp1.128.755.637.945. Rinciannya, realisasi penerimaan PBB-KB Rp323,77 miliar, PKB Rp255,49 miliar, BBN-KB Rp189,52 miliar, PAP Rp 55,28 miliar, dan pajak rokok Rp304,69 miliar.Kepala UPT Pendapatan Wilayah Wajo Hj A Fitri Dwicahyawati mengatakan, pihaknya mengusung tagline Datang Disambut Senyum, Pulang dengan Tersenyum. ”Dengan begitu, pelanggan benar-benar merasa dilayani secara maksimal,” kata Andi Fitri.Anggota Komisi DPRD Sulawesi Selatan AM Irwan Patawari yang hadir di kegiatan tersebut, mengimbau masyarakat Wajo agar taat membayar pajak. Apalagi pemerintah sudah menyiapkan pelayanan yang memadai untuk memudahkan pelanggan Samsat di daerah ini. (*/rus/bkm)

Bagikan berita ini:
8
8
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar