Bakar Diri, Penjual Es Keliling Ini Meninggal Setelah 10 Jam Dirawat

FAJAR.CO.ID, MEDAN - Syaiful Azhar Chaniago, 57, menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Haji Medan, Rabu (28/11) malam. Dia meninggal setelah 10 jam berjuang dari luka bakar di sekujur tubuhnya.

Warga Jalan Jermal, Desa Tembung, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang itu meninggalkan seorang istri bernama Sami, 55, dan dua anak, Nina Yaroh, 35, serta Abdul Haris, 32.

Kapolsek Medan Area, Kompol Kristian Sianturi menjelaskan, korban menyiramkan bensin ke sekujur tubuhnya. Lalu dia membakar dirinya. Kejadian itu dilihat warga. Mereka lalu mencoba menyelamatkan korban dan kemudian membawanya ke rumah sakit.

"Motifnya diduga himpitan ekonomi," kata Kompol Kristian Sianturi, Kamis (29/11).

Ia mengungkapkan, bukan kali ini saja korban mencoba bunuh diri. Sebelumnya diketahui sudah dua kali korban mencoba mengakhiri nyawanya. Namun selalu digagalkan warga.

"Sebelumnya korban pernah menenggak racun serangga. Nyawanya dapat diselamatkan," jelasnya.

Selama hidupnya, penjual roti dan es keliling tersebut dikenal rajin beribadah. Sehingga tidak ada yang menyangka, Syaiful nekat melakukan aksi bakar diri untuk mengakhiri hidup.

Informasi yang berkembang dimasyarakat, selain masalah ekonomi korban juga diketahui depresi lantaran mengidap diabetes dan darah tinggi yang tak kunjung sembuh. Hal itu diperparah dengan kondisi istrinya yang sedang sakit. Sehingga beban pikiran korban semakin berat selama sepuluh tahun terakhir. (pra/JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Sonny Wakhyono


Comment

Loading...