Jerman Tawarkan Jadi Penengah Konflik Rusia-Ukraina

Kamis, 29 November 2018 06:49
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID – Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas mengatakan, Jerman bisa jadi penengah antara Ukraina dan Rusia. Kanselir Jerman Angela Merkel menelpon Presdien Rusia Vladimir Putin dan menekankan pentingnya de-eskalasi. Menteri Luar Negeri Heiko Maas mengatakan, Perancis dan Jerman menawarkan diri untuk menengahi konflik Ukraina dan Rusia di Laut Asov.Selama ini, Perancis, Jerman, Ukraina dan Rusia memang melakukan pertemuan berkala dalam rangka mengawasi pelaksanaan perjanjian gencatan senjata antara Ukraina dan pihak separatis yang didukung Rusia di Donetsk dan Luhansk.Pertemuan terkahir berlangsung hari Senin (26/11) di Berlin. Ke-empat negara ketika itu sepakat “untuk fokus pada solusi,” kata Maas dalam acara Forum Kebijakan Luar Negeri di Berlin hari Selasa (27/11). “Kami harus melakukan segalanya untuk mencapai de-eskalasi guna mencegah krisis berubah menjadi bahaya yang jauh lebih serius bagi keamanan Eropa,” katanya.Ketegangan antara Rusia dan Ukraina dipicu insiden hari Minggu (25/11) ketika Rusia menembaki dan menyita tiga kapal angkatan laut Ukraina yang memasuki Laut Azov. Rusia menuduh para kru kapal-kapal itu melakukan pelanggaran perbatasan dan tidak bereaksi setelah diperingatkan. Kru kapal itu sekarang ditahan di Rusia.Merkel berbicara dengan PutinKanselir Jerman Angela Merkel menelepon Presiden Rusia Vladimir Putin Senin malam untuk menekankan “keharusan untuk de-eskalasi dan dialog,” kata juru bicara pemerintah Steffen Seibert. Putin mengecam apa yang disebutnya “perilaku provokatif” dari Ukraina, dan mengatakan dia berharap Berlin dapat “memengaruhi” Ukraina untuk menahan diri dari tindakan seperti itu di masa depan.

Bagikan berita ini:
2
1
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar