Jerman Tawarkan Jadi Penengah Konflik Rusia-Ukraina

Kamis, 29 November 2018 06:49
Belum ada gambar

Putin juga menyatakan keprihatinan tentang keputusan Presiden Ukraina Petro Poroshenko untuk memberlakukan darurat militer selama 30 hari.Merkel dan Putin sepakat akan menunggu “analisis insiden perbatasan Rusia dan Ukraina itu dengan partisipasi para ahli keamanan,” kata Steffen Seibert.Presiden Ukraina Petro Poroshenko Selasa (27/11) memperingatkan adanya ancaman perang. Dia mengatakan Rusia telah meningkatkan kehadiran militernya di perbatasan.”Ukraina berada di bawah ancaman perang skala penuh dengan Rusia,” katanya dalam wawancara di televisi nasional.Tanggapan AS: Itu agresiDuta Besar Ukraina untuk Jerman Andrij Melnyk meminta Jerman untuk memberikan bantuan militer. “Kami berharap dari mitra Jerman kami, agar kapal-kapal angkatan laut Uni Eropa dan NATO dikirim ke Laut Hitam dan Laut Asov sesegera mungkin untuk mencegah tindakan perang dari Moskow,” katanya kepada harian Jerman Bild.Mengenai insiden antara Angkatan Laut Rusia dan Ukraina di Laut Azov, Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada harian Washington Post: “Saya tidak suka agresi itu”.Donald Trump mengatakan, dia mungkin tidak jadi bertemu dengan presiden Rusia Vladimir Putin disela-sela KTT G20 yang diadakan di Argentina pada Jumat dan Sabtu. “Mungkin saya bahkan tidak akan mengadakan pertemuan,” dengan Putin, kata Trump. Moskow tidak memberi tanggapan tentang pernyataan Presiden AS itu.hp/yf (dpa, afp, ap)

Bagikan berita ini:
6
6
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar