OTT PN Jaksel, Kode Suapnya ‘Jadi Ngopi Nggak?’

Kamis, 29 November 2018 11:11

Alexander Marwata

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengidentifikasi penggunaan kode ‘ngopi’ dalam dugaan suap kepada hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), R Iswahyu Widodo dan Irwan.Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengungkapkan kode ‘ngopi’ digunakan oleh para pihak sebagai komunikasi di antara mereka sebelum penyerahan uang.”Teridentifikasi kode yang digunakan adalah ‘ngopi’ yang dalam percakapan disampaikan, ‘Bagaimana, jadi ngopi nggak?” ungkapnya pada awak media, Kamis (29/11).Lanjutnya, dia memaparkan, kode ‘ngopi’ tersebut berkaitan dengan janji pemberian uang dari Arifin melalui Ramadhan selaku perantara.”MR (Muhammad Ramadhan) itu sudah menyampaikan ke oknum hakim tersebut agar dibantu (pengurusan perkara perdata). Kedua hakim itu menanyakan kepada MR, ‘Ayo kapan, jadi ngopi nggak?’ Nah, itu untuk mereka bertemu,” ucap dia.Dalam pertemuan itu, sebut Alex, kedua oknum hakim tersebut juga menanyakan apakah uang yang dijanjikan melalui Ramadhan sudah ada atau belum.”Dalam pertemuan tersebut kedua hakim menanyakan apakah uangnya sudah ada apa belum? Seperti itu,” ujar Alex lagi.

Bagikan berita ini:
5
9
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar