Potongan Tangan Kiri Korban Begal Akan Dikuburkan di Enrekang

Kamis, 29 November 2018 17:43

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Kondisi Imran, 19, sudah mulai membaik. Remaja yang tangan kirinya putus gara-gara sabetan komplotan begal sadis itu, akan segera pulang dari rumah sakit dalam waktu dekat.
Keluarga punya rencana untuk membawa potongan tangan ke kampung halaman korban di Desa Kendenan, Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel). “Alhamdulillah sudah mulai membaik. Tinggal tunggu orang tuanya datang untuk ambil potongan tangannya dan dibawa ke kampung. Rencana (potongan tangan) mau dikubur di sana,” kata paman korban yang juga merupakan anggota TNI AD, Serma Sumarto di Mapolrestabes Makassar, Kamis (29/11).
Sumarto telah diberi tahu oleh dokter, bahwa kondisi korban akan kembali normal secara bertahap dalam waktu dekat. Baru-baru ini, pihak medis bahkan telah mengambil kurang lebih 3 cm, luka bekas potongan pergelangan tangan.
Potongan sisa luka itu diambil untuk menghindari infeksi dari benda tajam berupa parang. Begitu pun dengan kondisi psikologis korban. “Kondisi psikologisnya bagus. Ini anak seperti kuat menahan rasa sakit, bahkan sabar sekali. Sudah ikhlaskan juga, namanya musibah sudah terjadi. Potongannya (tangan) tinggal menunggu diambil orang tuanya,” ucapnya.

Bagikan berita ini:
7
3
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar