Ratusan Napi Kabur, Kemenkum Koordinasi Polisi

FAJAR.CO.ID, BANDA ACEH - Sebanyak 113 narapidana (napi) Lembaga Permasyarakatan Kelas II Lambaro, Aceh Besar, Aceh, melarikan diri. Kementerian Hukum dan HAM berkoordinasi dengan Polda Aceh untuk memburu para napi.

"Jumlah pastinya masih didata. Kami masih mendata jumlah pastinya. Nanti akan kami update lebih lanjut datanya. Fokus kami saat ini melakukan penanganan dengan dibantu Polda Aceh dan Polres Aceh Besar," kata pejabat Humas Ditjen Permasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, Ade Kusmanto, saat dihubungi, Kamis (29/11).

Ade mengatakan para napi kabur pada pukul 18.30 WIB. Pihak lapas saat ini berfokus mencegah napi lain ikut kabur.

"Fokus kami mencegah adanya pelarian susulan," ujarnya, seperti dikutip detikcom, Kamis malam.

Ade menuturkan pihaknya juga mendinginkan situasi agar tak terjadi upaya perlawanan dan tindak anarkistis dari napi lainnya yang masih berada di dalam lapas.

"Lalu fokus mencegah agar tidak ada korban dalam arti perlawanan atau bakar-bakaran dan menjaga keamanan para petugas lapas," ujar Ade.

Dari data yang dihimpun, peristiwa larinya ratusan napi ini bermula dari diadakannya kegiatan salat berjemaah di masjid lapas. Sebanyak 50 napi membawa barbel dan membobol kawat ring lapas.

Para napi lalu menggunakan barbel dan benda tumpul lainnya untuk mendobrak terali jendela yang menghadap ke luar lapas.

Pantauan di lokasi, sejumlah jendela di bagian kiri gedung utama terlihat pecah. Garis polisi sudah terpasang. Personel Polresta Banda Aceh dan polsek berjaga-jaga.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Sonny Wakhyono


Comment

Loading...