Sebut Soeharto Guru Korupsi, Anak Buah Mega Bakal Dipolisikan Berkarya

Kamis, 29 November 2018 12:28
Sebut Soeharto Guru Korupsi, Anak Buah Mega Bakal Dipolisikan Berkarya

“Jadi, TAP MPR tersebut bukan konotasi dari pemberantasan KKN Pak Harto,” tegasnya.Oleh sebab itu, Badaruddin meminta Ahmad Basarah untuk tidak membawa-bawa nama Seoharto dalam hal apapun. “Karena itu bapak ideologis kami di Partai Berkarya dalam mencari popularitas pribadi maupun yang dikampanyekan,” pungkasnya.Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal PDIP, Ahmad Basarah menilai korupsi berawal dari ditetapkannya Tap MPR Nomor 11/1998. Di dalam aturan tersebut mengatur program pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Termasuk dengan mengadili terduga tersangka korupsi Presiden Soeharto.Hal ini dikatakan Basarah setelah, calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mengkritisi maraknya korupsi di Indonesia. Bahkan dia menganggap perbuatan melawan pidana tersebut seperti kanker stadium empat.”Jadi guru dari korupsi Indonesia, sesuai Tap MPR Nomor 11 Tahun 98, itu mantan Presiden Soeharto dan dia adalah mantan mertuanya Pak Prabowo,” ujar Basarah di Megawati Institute Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/11).Basarah menilai bahwa korupsi yang terjadi di masa kini merupakan efek panjang dari tradisi korupsi di masa lampau. Dan memang praktik kotor ini merupakan benalu bagi bangsa Indonesia. (gwn/JPC)

Bagikan berita ini:
1
4
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar