Belum Ada Payung Hukum untuk Jerat Aktivitas LGBT

Jumat, 30 November 2018 05:49

FAJAR.CO.ID, BALIKPAPAN – Pengungkapan kasus yang melibatkan lesbian, gay, biseksual, transgender (LGBT) menyingkap dunia kelam kaum marginal di Balikpapan. Dari sejumlah informasi yang diperoleh Kaltim Post (Jawa Pos Group), aktivitas penyuka sesama jenis itu cukup membuat resah aparat kepolisian.Banyak dari mereka memanfaatkan celah hukum yang belum dibuat untuk menjerat kegiatan menyimpang mereka.Dari penyelidikan yang diungkap Polres Balikpapan, banyak dari penyuka sesama jenis membentuk kelompok-kelompok kecil.Setiap kelompok punya kedekatan yang kuat di antara anggota mereka. Seperti kelompok Abah Kumis, admin “GAY PIJAT KOTA BALIKPAPAN (KALTIM)”.Meski di grupnya memiliki lebih 500 anggota, namun di dunia nyata, Abah hanya bergaul dengan lima orang yang punya profesi dan ‘hobi’ yang sama.Ada aturan tak tertulis, yakni tabu bagi anggota dalam satu kelompok menyeberang ke kelompok lain. Apalagi jika dalam kelompok tersebut sudah terbangun hubungan percintaan antar-anggota.Maka dipastikan, oknum yang menyeberang disebut pengkhianat. Konsekuensinya cukup berat. Dari teror hingga potensi terjadinya kejahatan seperti pembunuhan.

Bagikan berita ini:
9
10
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar