KPK Bilang Bisa OTT Tiap Hari, Sandi Desak Ada Hukuman Berat

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno memastikan komitmennya untuk memberantas korupsi bukan sekadar pepesan kosong. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu berjanji akan mengusulkan hukuman yang lebih berat bagi kepala daerah yang terbukti korupsi.

Untuk mewujudkan itu, Sandi kini sedang merumuskan rencana kerja terkait pemberantasan dan pencegahan korupsi. Biar membuat efek jera, pihaknya juga telah mempersiapkan peningkatan sanksi hukuman kepada koruptor.

“Selama 5 tahun ini kita juga mendukung adanya sanksi yang lebih tegas, lebih keras, agar menimbulkan efek jera dan langkah yang signifikan untuk mencegah korupsi ini,” kata Sandi di Jakarta, Jumat (30/11).

Suami Nur Asia Uno itu nantinya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan KPK, aktivis antikorupsi, pemerintah dan seluruh pihak terkait. Menurut Sandi, persoalan korupsi telah menjadi isu yang penting.

“Kita juga kaget dengan pernyataan KPK yang menyebut, ‘kalau mau OTT itu bisa tiap hari’. Itu luar biasa menurut saya berarti enggak ada efek jera,” tuturnya.

Selain memberikan efek jera, Sandi juga telah mempersiapkan langkah konkrit lainnya. Di antaranya dengan menekan biaya politik yang dinilai terlalu mahal.

“Kalau kita misalnya bisa hasilkan satu kebijakan untuk menekan ongkos politik, kepala daerah itu tidak perlu mengeluarkan uang begitu banyak. Akhirnya, kepala daerah itu harus meminjam uang dan menggunakan kebijakan setelah terpilih untuk membayar hutangnya itu dari korupsi,” terangnya.

“Itu nyata dan empat tahun ini kita lihat bukan yang korupsi makin turun, ternyata makin naik,” sambungnya. (aim/JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...