KPK Mau Lelang Barang Gratifikasi, dari Voucher Belanja Sampai Topi Koboi

Jumat, 30 November 2018 18:52
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana melelang 60 barang hasil gratifikasi. Nantinya, lelang tersebut akan dilakukan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta III.”Setelah melewati proses penetapan menjadi milik negara oleh KPK, selanjutnya 60 barang gratifikasi dilelang oleh KPKNL Jakarta III,” ucap Juru Bicara KPK Febri Diansyah pada awak media, Jumat (30/11).”Lelang dilakukan melalui Aplikasi Lelang Internet (e-Auction) dengan cara penawaran tertutup (closed bidding) Kementerian Keuangan di website https://www.lelang.go. id.,” tambah Febri.Terkait barang yang akan dilelang, mantan aktivis ICW ini membeberkan barang-barang tersebut antara lain lukisan, mesin pembuat kopi, voucher belanja, topi koboi, jam tangan, ipad, sajadah, tas, hingga sepatu.”Untuk informasi lebih lanjut tentang barang gratifikasi tersebut dapat melihat di website KPK https://www.kpk.go.id/id/pengadaan-barang-dan-jasa/ daftar-pengumuman-lelang/690- pengumuman-lelang-gratifikasi- 2018,” jelasnya.Barang-barang tersebut, kata Febri, sebelumnya diberikan pada pegawai negeri dan penyelenggara negara yang kemudian dilaporkan pada KPK dalam waktu sebelum 30 hari kerja, sesuai kewajiban menurut undang-undang.”Setelah analisis dilakukan, maka KPK menetapkan barang-barang tersebut menjadi milik negara,” tukasnya.”Pelaporan gratifikasi merupakan bentuk kepatuhan terhadap aturan hukum pemberantasan korupsi,” imbuh Febri.Di lain sisi, KPK pun mengimbau agar para pegawai negeri dan penyelanggara negara taat melaporkan penerimaan gratifikasi pada KPK atau melalui Unit Pengendali Gratifikasi di instansi masing-masing. Mengingat, proses pelaporan sudah dipermudah melalui pelaporan online.“Sekarang pelaporan gratifikasi juga dapat dilakukan lebih mudah melalui aplikasi Gratifikasi Online GOL di smartphone,” tutupnya. (ipp/JPC)

Bagikan berita ini:
3
7
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar